Rabu, 08 September 2010 |
0
komentar
Sebagai orang normal, kita punya teman. Kita pun punya teman yang berarti lebih dibandingkan teman yang lain. Kamu nggak perlu khawatir banget kalo temen istimewamu bukan lain jenis. Nah, kalo temen tersayangmu dari lain jenis, kamu perlu kritisi dirimu sendiri. Sekadar temankah ia bagimu ?? Atau.....
- Kesempatan Tanpa Kesempitan
Saat ini, kesempatan untuk berinteraksi antara lain jenis sangat melimpah ruah. Termasuk bagi kita-kita yang masih muda. Keakraban antar lawan jenis dapat terjadi karena sering berinteraksi, contohnya : sering bertemu, kerja bareng dan lainnya.
Semau orang dapat terancam bahaya kayak gini, begitu pula orang-orang yang aktif di Rohis. Kegiatan-kegiatan keislaman, entah di kampung atau di sekolah tetap aja memerlukan interaksi antar pihak ikhwan dan akhwat.
- Sering Ketemu, Sayang Menyatu
Sebenernya, emang sudah fitrah sih laki-laki tertarik pada wanita dan sebaliknya, wanita tertarik pada laki-laki.
Masalahnya, fitrah ini dibayang-bayangi oleh setan. Karena seringnya pertemuan dan hembusan setan, jadilah yang sering ketemu semakin senang untuk bertemu.
Mungkin kalo nggak sering ketemu, biasa-biasa aja. Tapi gara-gara tugas keseringan bareng, timbullah rasa ketertarikan. Rasa yang biasa saja jadi tanbah satu : rasa sayang. Hati pun lalu menyimpan sesuatu.
Label:
learning for young people
